Belajar ilmu mantiq
Disini saya mencoba mengalih bahasakan dari bahasa jawa
kebahasa Indonesia. Berasal dari kitab makna gandul berbahasa jawa yang di
karang oleh beliau kiyai bisyri mustofa rembang. Dari kitab karangan beliau
kiya bisyri mustofa mengawali muqoddimahnya atau pembukanya sebai berikut
Pembukaan
Dari zaman luqman hakim bertepatan dengan zaman nabi daud AS
dasar ilmu mantiq sudahdi pelajari. Terus turun temurun kepada seorang filosof
bandoples dilanjutkan filosof sabqortes dan baqortes. Kemudian dilanjutkan oleh plato
akhirnya sampai ke filosof aristoteles yang semuanya dari bangsa Yunani.
Begitu kuatirnya filosof aristoteles mengenai hilangnya
dasar dasar ilmu mantiq karna
sangat sulitnya ilmu itu untuk di pelajari .aristoteles menyusun dasar dasar ilmu
mantiq itu mnjadi satu cabang ilmu yang turun sampai nantinya menjadi beberapa
bab dan pasal. Padazaman aristoteles kuliyat itu hanya ada empat macam yaitu:
Jinis
Fasol
Nau’
‘aradl
Kemudian disempurnakan oleh filosof jalinus menjadi lima
dengan tambahan khossoh pada tahun 400 SM.
Diceritakan pada zaman dahulu para filosof dengan
menggunakan ilmu mantiq saja dan lewat tablig nya para rosul mereka sudah bisa
punya keyakinan yang pasti. Bahwa dunia seisinya ada yang menciptakan dan yang
menciptakan itu pasti hanya satu maha kuasa apa lagi dikuatkan dengan kabar
dari para rosul.maka dari itu imam ghozali menganjurkan untuk mempelajari ilmu
mantiq.
Fasal atas
hukum mempelajari ilmu mantiq
Hukum mempelajari
ilmu mantiq ada tiga pendapat
Imam nawawi
dan ibnu solah mengatakan haram
Imam
ghozali mengatakan seyogyanya ilmu mntiq itu dipelajari
Pendapt yang
masyhur mempelajari ilmu mantiq itu
boleh bagi orang yang sempurna akalnya
dan mengerti tentang quran dan hadits.
Macam macam ilmu
Ilmu itu ada dua yaitu ilmu qodim dan ilmu hadits. Ilmu qodim yatu ilmu ALLAH
SWT dan ilmu haadits yaitu ilmu mahluk.
ilmu yaitu arti sesuatu yang ditemukan oleh pikiran dengan semestinya.
Tashowwur adalah hasil pikiran mengenai arti mufrodnya atau gambaran dari arti
sesuatu itu sendiri. Hasil pikiran yang berbentuk nisbat atau berdasarkan
penjelasan itu bernama tashdiq. Sebagai contoh orang menyebut kata pisang ,
tentunya daam pikiran orangyang mndengarnya kata pisang adalah buah pisang itu
sendiri. orang yang mendengar kata pisang bisa langsung menggambarkan buah pisang dalm pikirannya atau dalam bentuk
lain. Gambaran semacam inilah yang disebut dengan tasowwur. Bilaa da orang
berkata bahwa gunung merapi itu empuk seperti agar agar. Tentu pikiran kita
tidak bisa menerma begitu saja dan pasti membantah dengan berbagai teori. Gunung
merapi itu keras seperti gunung lainnya inilah yang dinamakan tashdiq.
Pikiran sebelum menemukan arti secara tasdiq harus menemukan
arti sesuatu secara mufrod atau tunggal.
Ilmuchaadits terbagi menjadi dua
Nadzhori yaitu ilmu yang membutuhkan penghayatan atau yang
membutuhkan pemahaman yang lebih mendalam.sebagai contoh sepertiga dari dua
belas itu ada berapa? Maka butuh pemikiran yang lebih lanjut memikirkan dua
belasdibagi tiga jadi ada empat
Dhoruriy yaitu ilmu yang sudah tidak membutuhkan lagi
pemahamanatau pemikiran mendalam seperti halnya air segelas bila dikasih garam
satu sendok itu asin rasanya.
Sesuatu yang digunakan untuk
bisa sampai ke tasowwur untuk munathoqoh disebut dengan qoul syarih
baikitu definisi atau gambaran.sebagai contoh seorang bapak memerintah pada
anak beliakan bapak rondo royal, si anak Tanya apakah itu rondo royal? Rondo
royal yaitu tape ketan yang di bungkus adonan roti terus digoreng.
Penjelasan semacam inilah yang dinamakan qoul syarih
Sesuatuyang untuk mendatangkan kepada tashdiq itu namanya
hujjah sebagai contoh yang menguasai jagad ini pasti hanya satu .kemudian
ditanyakan mengapa tidak dua atau lebih terus dijawab tidak akan mungkin bila
ada penguasa itu dua karena bila dua pasti
punya keinginan masing masing klo g punya keinginan sendiri berarti tidak kuasa
. seperti halnya penguasa yang satu menghendaki hujan dan yang satu menghendaki
cerah .kemudian di tegaskan lagiyang satu harus mengalah .mengalah itu berarti
tidak kuasa kemudian di Tanya lagi gentian kalo gentian berarti tidak kuasa
semuanya setelah mendengar pnjelasan seperti itu maka orang baru bia
meyakininya
Macam macam dilalah
Dilalah itu ada berbagai macam
dilalah ada dua
lafdhziyyah
aqliyyah
tobiiyyah
wad iyyah
goiru lafdhziyyah
aqliyyah
adiyyah
wadiyyyah
dilalatu lafdiyyah aqliyyah kaalafdzhi dilalatun alaa
laafidzhihi (seperti suara lafadzh pasti
ada yang melafadzhkan )
dilalatun lafdzhiyyah tobi’iyyah ka awwah dilalatun ala alal
waj’i(rintihan aduh menunjukkan rasa sakit)
dilalatun lafdzhiyyah wad’iyyyah kal asadi dilalatun
alalhayawanil muftarisyi
dilalatun ghoiru lafdzhiyyah aqliyyah kataghoyyuril alami
dilalatun ala hudutsihi
dilalatun ghoiru lafdzhiyyah “adiyyah kawujudil mathori
dilalatun ala wujudin nabaati
dilalatun ghoiru lafdhziyyah wad’iyyah kal isyaroti ala
na’am am la
cukup sekian dulu mohon koreksinya untuk kebaikan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar